29
Sep
08

Samsara: The Movie

Nonton film ini saya ga begitu mengerti maksudnya apa. Tentang seorang biksu yang telah mengalami meditasi dalam waktu lama kemudian kembali ke vihara. Namun ketika melihat buah dada seorang ibu yang sedang menyusui anaknya nafsu kembali muncul. Lalu bertemu seorang gadis di desa dan jatuh cinta. memutuskan menanggalkan kebiksuannya untuk menikah dengan gadis itu. Selama hidup bersama petani dia melihat berbagai masalah sosial seperti penipuan dalam berdagang dan kesewenangan oleh orang yang lebih kuat. Protesnya membuat dia malah dihajar dan mengakibatkan penduduk desa semakin menderita. Dalam kebingungan entah kenapa dia memutuskan untuk kembali menjadi biksu.

Setelah saya menonton saya pikir cerita ini hanya asal bercerita tentang perjalan seorang biksu. Menurut saya biksu itu seperti mencoba lari dari kehidupan, meninggalkan anak dan istri karena di biara terasa lebih nyaman bagi dia. Dia tidak kuat merasakan penderitaan seperti yang dialami penduduk desa. Tidak sama seperti Sidharta Gautama yang tidak mengalami penderitaan langsung tapi merasakan penderitaan yang dialami orang disekitarnya.

Akhir-akhir ini kepikiran lagi apakah pesan moral film ini. Apakah menyampaikan bahwa tidak ada gunanya meditasi jika hanya dengan mendengar ajaran Buddha. Karena setelah biksu ini mengalami sendiri apa artinya penderitaan duniawi baru dia bisa mendapatkan pencerahan sejati. Ini mengacu pada konsep meditasi yang saya baca bahwa meditasi itu konsep utamanya adalah mengalami sendiri bukan mambaca teori meditasi. Seperti kita tidak akan benar-benar mengerti bagaimana nikmatnya sukses jika tidak pernah merasakan kegagalan.

Lalu mana yang benar mengenai biksu ini. Sadar ataukah lari dari kenyataan?


3 Responses to “Samsara: The Movie”


  1. September 29, 2008 at 11:50 AM

    I found your site on technorati and read a few of your other posts. Keep up the good work. I just added your RSS feed to my Google News Reader. Looking forward to reading more from you down the road!

  2. 2 Gac
    September 29, 2008 at 12:10 PM

    film india bukan sih?

  3. 3 nara
    September 29, 2008 at 3:45 PM

    @Rick Boyer
    Hi Rick, do you speak Bahasa Indonesia? Btw, thanks for your comment

    @Gac
    Kalau ga salah tibet


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


 

September 2008
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Twitter

  • Alat spektroflourometer di SF ITB. Klasik dengan perekam spektrum analog. Mesti scan lg datanya biar bs dipresentasikan twitpic.com/9rxrwx.............................9 hours ago
  • Disiksa knp ente? Moga ga makin kriting tuh rambut nahan siksa @__MicHaN: "penyiksaan" sesi pertama sudah selesai.. Sekarang "fly" duluuu...............................2 days ago
  • Omg I miss G7 so much, thanks for sharing the pict.Hope they don't edit you in this ep :) @b89530: twitpic.com/9r1j0h.............................2 days ago
  • An easily distracted mind.............................3 days ago
  • Today, I also won't believe in thermocouple. Believe only in my eyes *experiment failed cuz material evaporate b4 reach its melting point.............................3 days ago

visitor

  • 6,097 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.